Senin, 07 Februari 2011

Bagaimanakah Penggunaan E-mail didalam Kelas?

E-mail adalah singkatan dari electronic mail. E-mail bisa mengirim pesan dan juga menerima pesan dari orang lain. Bukan hanya itu, e-mail juga bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. E-mail juga dapat bermanfaat bagi orang-orang yang pemalu yang mudah gugup dan cenderung menghindari komunikasi tatap muka dengan orang lain. (John W. Santrock)

Di sekolah adik saya sudah menerapkan penggunaan e-mail. Apalagi saat proses belajar didalam kelas. Disitu, adik saya diberi wawasan dan pengetahuan yang lebih. Dimana adik saya bisa berbagi dan bertukar ilmu pengetahuan diantara sesama murid. E-mail bukan hanya digunakan adik saya untuk mengirim dan menerima tugas saja. Tapi, juga digunakan untuk komunikasi antara sesama murid yang ada diluar sekolah adik saya maupun diluar negeri.

Kebanyakan guru – guru adik saya memberikan tugas dari e-mail dan mengumpulkannya juga dari e-mail. Adik saya bilang, terkadang didalam proses belajar didalam kelas materi – materi yang dipelajari lebih mudah dipahami dengan cara menggunakan e-mail. Karena, mereka bisa berbagi ilmu pengetahuan. Membantu mereka untuk bisa memahami materi. Kebiasaan untuk berbagi ilmu pengetahuan dengan e-mail terus dilakukan adik saya sampai sekarang baik didalam kelas atau dirumah.  Adik saya merasa terbantu dengan adanya penggunaan e-mail didalam kelas. Karena adik saya pun termasuk orang yang pemalu untuk bertanya. Adik saya merasa gugup jika teman-temannya melihatinnya.

Menurut saya, penggunaan e-mail didalam kelas sangat membantu. Karena, murid – murid bisa saling berkomunikasi dan berbagi ilmu pengetahuan. Yang membuat mereka mempunyai wawasan yang luas akan ilmu pengetahuan tersebut. Serta, meringankan beban guru sebagai satu-satunya orang yang berpengetahuan didalam kelas. E-mail juga membantu orang-orang yang pemalu. Seperti, adik saya yang pemalu bahkan sampai gugup jika dilihatin atau bertatapan muka dengan teman-temannya ataupun gurunya.

Sumber : Psikologi Pendidikan, John W. Santrock

Tidak ada komentar: