Minggu, 01 Mei 2011

Bagaimana Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus?

Anak berbakat termasuk anak yang berkebutuhan khusus. Salah satu anak berkebutuhan khusus adalah anak indigo.  Daya nalar anak indigo cenderung dewasa lebih dini dan sering kali kita dikejutkan oleh anak-anak yang memiliki indra keenam luar biasa tajam, sehingga si anak sampai merasa dirinya tidak normal karena tidak sama dengan teman-temannya.
            Annisa Rania Putri, salah satu anak indigo. Bocah berusia lima tahun ini belum menginginkan belajar di bangku sekolah. Baginya, sekolah bukanlah hal yang menarik. Namun, dia memiliki kemampuan lebih dari anak seusianya. Meski Annisa terlahir dan dibesarkan di Indonesia, dia mampu berbicara bahasa Inggris dengan dialek Amerika Serikat sejak mulai berbicara. Padahal, orang tuanya tidak memiliki kemampuan bahasa Inggris cukup baik. Bocah cilik ini memang unik, selain kemampuannya berbahasa asing, dia mampu mengingat hal yang mustahil diingat manusia, seperti bagaimana dirinya dilahirkan. Annisa menganggap kemampuannya sebagai keajaiban dari Tuhan.
            Anak-anak yang mempunyai kemampuan lebih dari anak normal memerlukan pendidikan yang khusus pula. Ada empat opsi program untuk anak berbakat adalah (Hertzog, 1998) :
·         Kelas khusus. Kelas khusus adalah cara yang lazim untuk mendidik anak berbakat.
·         Akselerasi dan pengayaan di kelas regular.
·         Program mentor dan pelatihan.
·         Kerja/studi dan/atau program pelayanan masyarakat.

Seperti Annisa yang sudah bisa berbahasa Inggris walau usianya masih balita dan tidak dibesarkan dalam kultur berbahasa Inggris. Tapi, Annisa harus tetap disekolahkan. Bagaimanapun, Annisa atau anak indigo lainnya adalah anak-anak yang masih dalam tahap berkembang. Terlebih lagi, emosi mereka belum seimbang. Hal itu tampak dari warna kepribadiannya yang masih berganti-ganti.
Kemampuan khusus yang dimiliki anak indigo, menghadirkan tantangan baru bagi orangtua mereka untuk menemukan cara yang tepat demi membantu dan membimbing anak mereka. Cara yang digunakan untuk membantu dan membimbing anak indigo adalah kelas khusus, akselerasi dan pengayaan di kelas regular, program mentor dan pelatihan, dan kerja/studi dan/atau program pelayanan masyarakat. Cara-cara ini termasuk strategi yang digunakan oleh sekolah-sekolah yang mempunyai murid berkebutuhan khusus.

DAFTAR PUSTAKA
Santrock, J.W. 2010. Psikologi Pendidikan edisi kedua. Jakarta: Kencana

http://riantipuspaandita.wordpress.com/2010/05/04/contoh-kasus-anak-indigo/ 

Tidak ada komentar: