Selasa, 08 Maret 2011

Metode Pembelajaran Seperti Apakah yang Bisa Membantu Murid untuk Bisa Memahami Materi?

Sewaktu saya SMP, metode di sana yang diterapkan adalah teacher-centered. Proses pembelajaran lebih berpusat pada guru. Guru lebih banyak menjelaskan dan murid hanya mendengarkan. Tapi ada guru saya, yang menggunakan metode itu dapat membuat muridnya paham.

Guru saya ini, suka mengulang-ulang kalimat atau kata yang penting. Jadi, muridnya pun jadi ingat materi yang disampaikan. Guru saya ini, juga menerangkan materi dengan bahasanya sediri atau bahasa yang lebih sederhana agar muridnya lebih mudah untuk memahami materi. Setiap ada soal atau kasus, guru saya ini menerapkannya pada kehidupan sehari-hari. Sehingga, muridnya jauh lebih paham dan bisa membantu murid untuk menyelesaikan problem-nya. Dalam memecahkan masalah atau menyelesaikan soal, guru saya ini membuat atau membagi kategori-kategori dari soal tersebut yang memudahkan kami untuk memahami soal tersebut. Lalu guru saya, setelah membuat atau membagi kategori tersebut menggabungkannya. Dari situlah, kami tahu jawabannya dan mendapat informasi baru. Lalu, guru mengajarkan kami cara mengevaluasi informasi tersebut dan cara menilainya.

Kami selalu diajarkan begitu dan membuat kami terbiasa untuk terus belajar seperti itu. Di pelajaran lain pun kami melakukan itu. Karena itu, dapat membantu kami untuk lebih paham tentang materi yang disampaikan.

Dalam pendekatan Teacher – Centered ada pendekatan taksonomi instruksional. Taksonomi adalah system klasifikasi. Taksonomi mengklasifikasikan sasaran pendidikan menjadi tiga domain: kognitif, afektif, dan psikomotor.
Domain Kognitif mengandung enam sasaran, yaitu:
·         Pengetahuan
·         Pemahaman
·         Aplikasi
·         Analisis
·         Evaluasi

Seperti kasus di atas. Seorang guru menerapkan metode domain kognitif yang dapat membantu muridnya untuk memahami materi. Guru tersebut berhasil menerapkan metode pengajaran teacher-centered yang menggunakan pendekatan taksonomi instruksional. Tidak selamanya, murid yang diam dan hanya guru yang menjelaskan tidak memahami materi yang disampaikan. Banyak metode yang dapat digunakan. Tapi, menurut saya metode ini dapat membantu murid untuk lebih paham.

Kasus diatas menjelaskan, seorang guru yang mengajarkan muridnya secara bertahap. Yang nantinya murid tersebut bisa menggunakan dan menarapkan metode itu untuk membantunya dalam proses belajar.

Sumber : Santrock, J.W. 2010. Psikologi Pendidikan edisi kedua.Jakarta: Kencana

Tidak ada komentar: